jump to navigation

September 24, 2008

Posted by ekologi in Uncategorized.
trackback

Laporan Kegiatan

Sosialisasi Pengamanan di Kawasan Cagar Alam Wae Wuul (CAWW)
Komodo survival program dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya ALam Nusa Tenggara Timur telah melakukan kegitan sosialisasi pengamanan di Dusun Menjaga Desa Macang Tanggar Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT. Kegiatan sosialisasi ini merupakan program yang sudah tertera dalam rencana kerja tahunan 2008 hingga 2011. Kegiatan dilakukan di pada tanggal 28 Agustus 2008 dari pukul 10 hingga pukul 15. Dalam acara sosialisasi yang di rancang oleh Balai Besar KSDA NTT dengan Komodo Survival Program diawali dengan pemberian materi (lisan) terhadap 40 orang peserta yang mewakili dua desa dari Macang Tanggar dan Warloka. Isi materi terdiri dari beberapa topic yaitu : Selayang pandang tentang Cagar Alam Wae Wuul, Kegiatan pengamanan di Kawasan Cagar ALam Wae Wuul dan permasalahannya, kegitan penelitian dan peran serta masyarakat dalam pelestarian Cagar Alam Wae Wuul. Dalam sesi tanya jawab, beberapa masalah yang diutarakan oleh peserta yang hadir adalah mengenai tata batas kawasan (terutama yang bersinggungan dengan pemukiman, termasuk jalan), peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan, peran masyarakat dalam pelestarian CAWW terutama untuk menghindari kebakaran kawasan cagar alam.

Materi Presentasi
Materi sosialisasi adalah leaflet mengenai kompilasi informasi dari pihak-pihak terkait di bawah ini :
1. KSDA  Latar belakang penetapan kawasan, dasar hukum, sejarah penetapan kawasan dan kegiatan pengelolaan kawasan dan rencana kegiatan.
2. Kepolisian  penegakan hukum di bidang kehutanan
3. KSP  Rencana kegiatan survey, pemantauan dan penelitian Biawak Komodo dan kenekaragaman hayati beserta habitatnya di kawasan Cagar Alam Wae Wuul.
4. Kepala Desa Warloka  Peranan masyarakat sekitar kawasan dalam melestarikan Cagar Alam Wae Wuul

Diskusi
Permasalahan yang mengemuka pada kegiatan sosialisasi ini adalah;
1. pelibatan masyarakat dalam menentukan luas wilayah kawasan Cagar Alam Wae Wuul
2. tidak ada koordinasi masyarakat dengan pihak KSDA
3. pelarangan pembangunan jalan antara Menjaga dengan Nanga Nae sedangkan antara dusun Warloka dan Kenari ada jalan penghubung yang melintasi kawasan
4. kesejahteraan masyarakat sekitar CAWW kurang diperhatikan

Rekomendasi
Dari hasil pertemuan dengan masyarakat yang mewakili dua desa, Macang Tanggar dan Warloka, maka diperlukan adanya usaha-usaha yang dilakukan oleh semua pihak yang terkait dalam mencapai tujuan Cagar Alam Wae Wuul yang lestari. Untuk itu, beberapa usulan langkah-langkah pelestarian perlu di lakukan untuk ditindaklanjuti oleh semua pihak terkait, mulai dari pengelola (KSDA), masyarakat dan lembaga non pemerintah yang terlibat.

1. Perlu adanya penataan kembali pal batas-batas kawasan bersama masyarakat sekaligus sosialisai mengenai batas-batas kawasan kepada masyarakat seitar kawasan Cagar Alam Wae Wuul.
2. Koordinasi antara pihak pengelola (Balai Besar KSDA NTT), Masyarakat, Pemda perlu lebih di tingkatkan.
3. Kegiatan sosialisasi perlu lebih sering dilakukan.
4. Pembentukan tim yang melibatkan anggota masyarakat dalam usaha pelestarian kawasan CAWW terutama untuk menghindari kebakaran kawasan.

About these ads

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: